Thursday, October 1, 2009

Kisah Solat Subuh di Masjid

Seorang pemuda bangun awal pagi untuk solat subuh di Masjid. Dia berpakaian, berwudhu’ dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, pemuda tersebut jatuh dan pakaiannya kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali kerumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu, dan, LAGI, berjalan menuju masjid.


Dalam perjalanan kembali ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di rumah, dia sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan semula menuju ke masjid.

Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang pemuda lain yang memegang lampu. Dia menanyakan identiti pemuda tersebut, dan dijawab pemuda itu, "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda.'

Pemuda pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid. Saat sampai di masjid, pemuda pertama bertanya kepada pemuda yang membawa lampu untuk masuk dan solat subuh bersamanya. Pemuda kedua menolak. Pemuda pertama mengajak lagi hingga berkali-kali dan lagi, jawapannya tetap sama.
Pemuda pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan solat. Pemuda kedua menjawab Aku adalah Setan. Pemuda itu terkejut dgn jawapan pemuda kedua.
Setan kemudian menjelaskan, 'Saya melihat kamu berjalan ke masjid, dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan semua dosa-dosamu. Saya membuatmu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itupun tidak membuatmu merubah pikiran untuk tinggal di rumah saja, kamu tetap memutuskan kembali ke masjid. Karena hal itu, Allah memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluargamu.
Saya KHAWATIR jika saya membuat mu jatuh untuk ketiga kalinya, jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa-dosa seluruh penduduk desamu, jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai di masjid dengan selamat..'


Jadi, jangan pernah biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yang hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tau ganjaran yang akan kamu dapati dari segala kesulitan yang kamu temui dalam usahamu untuk melaksanakan niat baik tersebut....

No comments:

Post a Comment